Tips Membuat Lamaran Kerja yang Di cari HRD


Sahabat berbagiapapun.tk -
Perkenalkan saya,  sebut saja TSM,
Saya saat ini bekerja sebagai HR/SDM di sebuah perbankan lokasi Jakarta,
Sebelumnya saya pernah bekerja di konsultan, manufaktur dan bidang jasa perjalanan.

Saya berpengalaman paling lama di bagian Rekrutmen,
Entah sudah berapa banyak orang yang pernah saya wawancara untuk masuk kerja dari Jakarta sampai tanah Papua sana.

Sekarang saya bukan lagi rekruter, saya sekarang lebih banyak kerjaan back office di bidang penilaian kinerja.

Tujuan saya membuka topik ini adalah share serba-serbi melamar kerja dari sudut pandang seorang yg pernah bekerja sbg rekruter.

Jadi saya mengharapkan kawan-kawan untuk interaktif biar kita bisa saling sharing.

Tips 001.
Membuat CV.

CV harus dibuat easy-looking dan hanya menjabarkan poin penting yang dicari rekruter.

Apa sih yg rekruter cari dari CV?

Pertama,
Apakah pelamar memenuhi persyaratan administratif.
Kedua,
Apakah pelamar memenuhi tuntutan jabatan.

Coba kita mengurut secara terbalik apa yg dilakukan rekruter saat berhadapan dengan tumpukan CV.

Jika seorang rekruter mencari Accounting Staff,

Bagaimanakah urutan sortirnya?
1. Latar belakang pendidikan (karena mereka akan cari yang background accounting)
2. Pengalaman yg relevan
3. Usia
4. Suku/Agama (untuk perusahaan tertentu hal ini masih jadi ptimbangan)
5. Alamat (jarak dari prusahaan)
6. Foto

Buatlah CV sesingkat mungkin, jangan berlembar-lembar, pasti mbosankan rekruter.
Jika info yang Anda perlu sampaikan memang banyak, jangan gunakan tulisan terlalu besar atau spacing terlalu jauh.

Jika Anda membuat rekruter merasa nyaman membaca CV Anda, maka Anda sudah menciptakan kesan baik.

-------contoh praktis:

Di halaman pertama, buatlah identitas diri dengan singkat dan unconventional.

Gaya yg spt ini :

Nama : xxx
Alamat : xxx
Telp : xxx
Tmpt/tgl lahir : xxx
Alamat email : xxx

Gaya di atas ini sudah kuno, membuang-buang space.
Gunakan yang lebih eyes-friendly seperti :

Bayuri,
29 Februari 1988
Bekasi Raya VIII,
7777777 / 08188888888

Anda bisa menempatkannya sebagai header sehingga masih banyak tempat tersisa untuk menuliskan info penting lainnya.

Di awal CV setelah data pribadi, langsung cantumkan pengalaman kerja.
Info pengalaman kerja itu sangat dicari oleh rekruter. 
Jangan habiskan waktunya dengan informasi sekunder, misal pengalaman organisasi, riwayat training, dan sejenisnya adalah informasi sekunder. Hindari tampilkan di awal.

Saat menulis pengalaman kerja,
Jangan cuman :

2000-2002 - PT. Kapal Karam - Surveyor
2002-2005 - PT. Bangun Sejahtera - Admin

Format di atas tidaklah menjual.
BANYAK ORANG pernah jadi admin, BANYAK ORANG menjadi surveyor, BANYAK ORANG yang pengalaman marketing.
Lalu apakah KUALITAS dan KEUNGGULAN anda dibandingkan mereka?
Anda harus tampilkan di CV yg singkat itu.

Buatlah rekruter memahami apa kompetensi Anda dari membaca pengalaman kerja Anda.

Misal :

2000-2002 - PT Karam Kapal
Position : Administration

Job Desc (buat dalam poin-poin):
- Data input
(penjelasannya) Responsible for daily input of sales data (approximately data from 37 sales force)
- Sales-call scheduling
Handle scheduling for 37 sales force to ensure sales-call effectiveness

Achievements (buat dalam poin-poin) : 
- Input data lead time in 1,5 hours
- Sales-call schedule on-time output

Itu saya hanya mengarang aja ya.
Jadi di jaman sekarang ini, Seni membuat CV adalah seberapa mampu seseorang menjual kualitas positifnya.

Setelah experience, jangan lupa background pendidikan (boleh juga Anda cantumkan gelar di nama Anda).

Kalau bisa antara experience dan pendidikan dalam 1 page saja.

Kemudian pendidikan tidak perlu mencantumkan SMP atau SD apalagi TK.
Itu informasi buang huruf...

Tips penting juga,
Jika Anda confident/percaya diri dengan foto Anda, kirimkanlah foto.
Upayakan fotonya sudah di 'setrika' dan dicetak di media yg menarik.
Jika Anda tidak confident/percaya diri dengan foto Anda, jangan cantumkan.

Kalau Anda melamar ke prusahaan non-advertising, non-modeling atau non-sales-marketing, maka kirimkanlah foto yg tampilannya lebih formal.
Kenakanlah jas dan dasi. Jasnya jangan kebesaran, dasinya yg rapi.
Jangan aneh-aneh gayanya - tmasuk gaya rambutnya jgn aneh-aneh (jangan terlalu mohawk atau emo).

Sahabat berbagiapapun.tk Jika Anda hendak mendapatkan kesempatan interview, jangan cantumkan agama dan suku.
Kecuali kalau Anda kenal prusahaan tersebut.
Misalnya itu Perusahaan keluarga, silakan cantumkanlah agama dan etnis jika Anda punya kesamaan agama dan etnis.

Jangan cantumkan alamat email yg aneh-aneh, misalnya :
ilovegirls atau worldiscruelforme

Yang profesional aja.

Tips 002,
Perjanjian Kerja

Perjanjian kerja yg sering dipake itu ada 2 macam:

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT alias Kontrak),
Ini ada rentang waktunya.
Kalau rentang waktunya habis/jatuh tempo maka perjanjian otomatis selesai.

Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT),
Tidak ada rentang waktu,
Kalo mau karyawan bisa kerja sampai mati di perusahaan itu.

Ini tips praktis siapa tau ada yang butuh.

1. Masa percobaan (probation) hanya berlaku di PKWTT, tidak boleh diberlakukan di masa Kontrak (PKWT)
Kalau anda sahabat berbagiapapun.tk  ditawarin kontrak tapi diberikan juga masa percobaan, maka itu salah. Tolak aja kecuali kalau kepepet butuh kerja.

2. Masa percobaan itu paling lama hanya 3 bulan, nggak boleh lebih.
Kalau ada perusahaan yang menawarkan masa percobaan 6 bulan, itu salah.
Kalau ada perusahaan yang memperpanjang masa percobaan dari 3 bulan ke 4 bulan, itu salah.
sahabat berbagiapapun.tk bakal punya kekuatan untuk menuntut ke pengadilan hubungan industrial (PHI).

3. Jika masa percobaan 3 bulan telah dilalui dan karyawan masih bekerja di perusahaan tersebut tanpa ada kabar apapun dari bos, maka karyawan berhak menuntut untuk diangkat sebagai karyawan tetap (udah tidak probation lagi). Kalau bos bandel, majulah ke PHI.

4. Kontrak pertama paling lama 2 tahun, kontrak kedua paling lama 1 tahun, pembaruan kontrak paling lama 2 tahun.
Kontrak kedua boleh lebih panjang dari kontrak pertama sepanjang memenuhi syarat di atas.

5. Siapapun yang memutus kontrak sebelum waktunya, pihak tersebut wajib bayar ganti rugi sisa masa kontrak/penalti.
Baca hati-hati klausul kontrak, ada beberapa perusahaan yg secara tertulis tidak memberlakukan klausul ini.

6. Sistem kontrak hanya diberlakukan bagi pekerjaan yang sifatnya tidak terus-menerus.
Cuma sih kebanyakan perusahaan menabrak aturan ini demi alasan efisiensi. Karyawan juga tidak mau pusing karena butuh pekerjaan.

7. Jika masa kontrak sudah habis dan karyawan masih bekerja di perusahaan tersebut TANPA menandatangani surat kontrak baru, maka karyawan tersebut sudah otomatis menjadi karyawan tetap (bukan lagi kontrak).

Semoga dapat pencerahan ya sahabat pembaca berbagiapapun.tk

Itu sedikit tips praktis...mugkin tidak sepenuhnya tepat...tapi boleh jadi bahan pertimbangan.

Sampai disini tips nya, silahkan share / like / komen dan subscribe untuk mendapatkan update dari blog ini.

Subscribe to receive free email updates: